Pada gambar diatas, diperlihatkan kapasitor dengan 4 buah kabel. Dimana masing masing kabel menunjukkan nilai kapasitor yang berbeda. Kabel gray dan purple menunjukkan nilai kapasitor 3uF, yang digunakan untuk dinamo pengering. Kabel red dan blue dengan nilai 11uF untuk dinamo cuci.
Cara Menyambung Kabel Dinamo Pengering Mesin Cuci Dengan Mudah Pengenalan Komponen Secara Singkat dan Alat yang Dibutuhkan. Sebelum mulai menyambung kabel pada dinamo, kita harus memahami apa saja yang terdapat pada dinamo tersebut, seperti berapa jumlah kabel yang ada, warna kabel tersebut harus disambungkan ke mana, dan lain sebagainya.
Ketahui Berapa Nilai Kapasitor Mesin Cuci. Pertama kita harus mengetahui berapa nilai dari kapasitor yang ada pada mesin cuci kita, silahkan buka bagian belakang mesin cuci, lalu lihat di bagian bawah ada kapasitor yang biasanya berwarna hitam ataupun putih dengan 4 kabel.
Nilai kapasitor untuk pengering (4 μF, 5 μF, 6 μF) biasanya lebih rendah daripada kapasitor untuk fungsi mencuci (8 μF, 10 μF, 12 μF), meskipun ini tidak mutlak dan bisa berbeda tergantung pada model dan kapasitas mesin cuci.
Pertama-tama kita perlu tahu berapa nilai kapasitor di mesin cuci kita. buka bagian belakang mesin cuci lalu lihat bagian bawah untuk kapasitor yang biasanya berwarna hitam atau putih dengan 4 kabel. Jadi lihat kapasitor ada nilai yang tertera, dengan satuan Micro Farad (μF), berapa nilainya?, baik 3 dan 11 atau 6 dan 10, nilai ini akan
Warna Kabel Dinamo Mesin Cuci. Dalam mesin cuci, terdapat beberapa warna kabel yang biasa digunakan. Warna hitam digunakan sebagai warna kabel steker, sementara warna jingga menghubungkan ke Wash Timer dan Spin Timer. Kabel yang menghubungkan kapasitor dengan dinamo biasanya berwarna merah dan biru.

Cara Mengukur Kapasitor Mesin Cuci. Mengukur kapasitor pada mesin cuci dengan 2 atau 4 kabel pada dasarnya sama. Kapasitor yang memiliki 4 kabel sebenarnya terdiri dari dua buah kapasitor, sehingga cara pengukurannya sama dengan kapasitor 2 kabel.

Hal ini dapat dilakukan dengan membuka bagian belakang mesin cuci dan mencari kapasitor yang biasanya berwarna hitam atau putih dengan empat kabel terpasang. Setelah itu, cek nilai kapasitor dengan satuan microFarad (μF). Nilai kapasitor dapat berbeda-beda antara merk dan jenis mesin cuci.
Warna kabel mesin cuci Sharp beragam, mulai dari kuning, merah, hijau, biru, dan lain sebagainya. Setiap warna kabel memiliki arti dan fungsi yang berbeda, dan penting bagi kita untuk mengetahuinya agar kita dapat melakukan perbaikan atau penggantian kabel yang rusak dengan tepat. Gambar diagram dinamo pengering mesin cuci. Perhatikan tanda dan warna kabel pada diagram di atas, dari diagram di atas maka: Kabel (blue) biru di sambungkan ke arus listrik. Kabel warna (Yellow) kuning di sambungkan ke kapasitor saja. Kabel warna (red) merah di sambungkan ke kapasitor dan ke kabel timer.
Dalam Vidio ini saya membagikan cara menentukan kabel kapasitor untuk mesin cuci, bagaimana cara menentukan kabel kapasitor untuk motor pengering mesin cucic
Namun, ada beberapa warna kabel yang umum digunakan pada kapasitor mesin cuci, antara lain: Merah: Merupakan kabel yang terhubung ke terminal C pada kapasitor mesin cuci. Hijau: Merupakan kabel yang terhubung ke terminal F pada kapasitor mesin cuci. Kuning: Merupakan kabel yang terhubung ke terminal HERM atau HER pada kapasitor mesin cuci. Misalnya, kabel pada motor wash mesin cuci berwarna hitam, sementara kapasitor dengan nilai besar berwarna merah. Namun, meskipun warnanya tidak sesuai, sebenarnya tidak menjadi masalah besar. Kapasitor dapat langsung disambungkan karena sudah sesuai dengan arah pemasangan komponen. 3iIp.